Beni Hernedi: Debat Publik Sudah Sesuai Format Yang Disepakati

Beni Hernedi: Debat Publik Sudah Sesuai Format Yang Disepakati

"Debat publik ini sudah sesuai format yang disepakati dan disepakati semua pihak terkait," tegas Beni Hernedi.

BERBAGI
Beni Hernedi (ist)
Beni Hernedi (ist)

SUARAPOS.COM – Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muba Beni Hernedi yang juga Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 1 Lucianty-Syaparuddin menegaskan pelaksanaan debat publik kedua cabup dan cawabup Muba sudah sesuai kesepakatan.

“Debat publik ini sudah sesuai format yang disepakati dan disepakati semua pihak terkait,” tegas Beni Hernedi.

Ia menjelaskan, perubahan-perubahan juga sudah disepakati semua pihak. “Misalnya untuk waktu opening dan closing semula 2 menit disepakati berubah menjadi 4 menit, jadi semuanya itu sudah disepakati,” ucapnya.

Baca Juga  3 Pekerja Tambang Hilang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian 

Senada diungkapkan Ketua KPU Muba, M Sigit Nugroho. Ia menegaskan, rangkaian dan tahapan pelaksanaan debat publik kedua sudah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Rangkaian debat publik ini juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Bawaslu, jadi pelaksanaan debat tetap berjalan,” tegas Sigit.

Pada kesempatan itu, paslon Cabup Cawabup Muba Nomor Urut 1 Lucianty-Syaparuddin tetap mengikuti pelaksanaan debat dan memberikan closing statemen.

“Debat publik ini tahapan yang harus diikuti, kami terima kasih atas dukungan masyarakat Muba yang menjadi napas perjuangan bagi kami paslon nomor urut 1,” tegas Lucianty.

Baca Juga  Upaya Pembunuhan Rahiman Dani, JMSI: Polisi dan Dewan Pers Terkesan Tidak Sungguh-sungguh

Sebelumnya, diwarnai aksi
Walk Out (WO) oleh paslon nomor urut 2 Toha-Rohman. Aksi WO ini dilakukan saat sesi pertanyaan terbuka, dimana paslon Toha-Rohman menilai sesi tersebut tidak sesuai kesepakatan.

“Kami tidak akan mengikuti sesi ini karena tidak sesuai kesepakatan,” ujar Cawabup Nomor Urut 2 Rohman.

Tak pelak pendukung Cabup Cawabup Toha-Rohman langsung WO dari ruangan debat dan meneriaki KPU Muba curang.

“KPU curang,” teriak pendukung Toha-Rohman. (***)

LEAVE A REPLY