BPD Air Rayak Minta PT AKU Terbuka, Kepala Teknik Tambang: Kami Memiliki...

BPD Air Rayak Minta PT AKU Terbuka, Kepala Teknik Tambang: Kami Memiliki Izin

BERBAGI

Suarapos.com – BPD Air Rayak minta pihak perusahaan bersikap terbuka terkait aktivitasnya. Sementara Kepala Teknik Tambang (KTT), PT Aneka Kaolin Utama (AKU) mengklaim terkait aktivitas perusahaannya sudah punya izin.

“Tentunya untuk hal ini kami sudah memiliki izin terkait pengusahaan pasir tersebut, dan itu sudah kami sampaikan beberapa waktu lalu ke beberapa media yang hadir ke perusahan,” ujar Royan ketika dikonfirmasi suarapos.com melalui pesan WhatsApp, Rabu, 15 Febaruari 2022.

Ketika ditanyakan izin apa yang dimaksud terkait pengangkutan pasir tersebut?

“Perizinan dalam pengusahaan produk samping,” kata Royan.

Sebelumnya aktivitas pengangkutan oasir tersebut sempat dipertanyakan sejumlah sejumlah pihak.

Dari informasi yang beredar, PT AKU yang terletak di Desa Air Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, adalah perusahaan pernambangan kaolin dengan luas lahan sekitar 66 hektar.

Sementara informasi yang beredar diduga dari lokasi perusahaan tersebut diangkut pasir menuju salah satu AMP.

Menanggapi persoalan ini, Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Air Rayak, Samsuri, kepada sejumlah wartawan melalui keterangan tertulisnya, Rabu (15/2/2022), meminta kepada Pemerintah Desa Air Rayak untuk menyurati PT AKU.

Hal ini penting agar tidak terjadi miskomunikasi terkait pengeluaran pasir yang kabarnya diduga adalah ampas.

“Kita minta pemerintah desa bersurat kepada PT. AKU untuk diadakan pertemuan terbuka. Selaku BPD saya berharap kepada pemerintah desa supaya segera bersurat ke PT. AKU agar diadakan pertemuan terbuka,” katanya Samsuri.

Samsuri meminta PT AKU juga terbuka terkait dugaan pengeluaran pasir dalam jumlah banyak tersebut.

“Kami sangat berharap keterbukaan pihak PT AKU nantinya setelah diadakan pertemuan di desa,” katanya.

Hingga berita ini dimuat suarapos.com masih mengkonfirmasi pihak terkait. (hn)

LEAVE A REPLY