Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
KLHK Bahas Pengendalian Perubahan Iklim di 22 Provinsi

KLHK Bahas Pengendalian Perubahan Iklim di 22 Provinsi

BERBAGI

SUARAPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan melanjutkan penyelenggaraan Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Sosialisasi ini diagendakan digelar  di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu, 1 Maret 2023.

Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ruandha Agung Sugardiman, melalui keterangan tertulis, Minggu petang (26/2/2023),  menerangkan kegiatan ini merupakan rangkaian Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s Forest and Other Land Use Net Carbon Sink (FOLU Net Sink) 2030 di 22 provinsi yang menjadi target KLHK pada Tahun 2023. Sebelumnya, pada tahun 2022 KLHK telah melaksanakan sosialisasi di 12 provinsi yang ada di Indonesia.

Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 merupakan sebuah kondisi yang ingin dicapai dimana tingkat serapan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030 akan seimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi.

Baca Juga  Reklamasi Darat PT Timah Tbk Mencapai 91 Persen

Sektor kehutanan memiliki porsi terbesar di dalam target penurunan emisi GRK, yakni berkontribusi sekitar 60% dalam pemenuhan target netral karbon atau net-zero emission.

Menteri LHK telah menetapkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK. 168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 untuk Pengendalian Perubahan Iklim.

Kegiatan Sosialisasi Sub Nasional dilaksanakan dengan tujuan penyebarluasan informasi serta persiapan penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Ini merupakan langkah strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan FOLU Net Sink 2030 dari tingkat tapak.

Baca Juga  8 Danrem Diganti Oleh Panglima TNI

Dalam mencapai keberhasilan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 informasi mengenai Rencana Operasional perlu disebarkan secara luas kepada para stakeholder.

Hal ini dikarenakan pelaksanaan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun seluruh masyarakat memegang peran, tugas, dan tanggung jawab agar Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dapat dicapai.

Kegiatan Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung direncakan akan dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaludin. Selanjutnya akan hadir juga Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Agus Justianto untuk menyampaikan arahan umum.

Baca Juga  Lakukan Hal Ini Saat Pemilu, Laporkan PNS ke SiLaporASN

Dalam sosialisasi yang akan diadakan ini, terdapat sesi pemaparan Rencana Operasional oleh lima bidang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yaitu: Bidang I Pengelolaan Hutan Lestari oleh Khairi Wenda.

Kemudian, Bidang II Peningkatan Cadangan Karbon oleh Inge Retnowati; Bidang III Konservasi oleh Ammy Nurwati; Bidang IV Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove oleh M.R Karliansyah; dan Bidang V Instrumen dan Informasi oleh Yazid Nurhuda.

Diharapkan kegiatan ini mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder: pemerintah daerah, akademisi, lembaga mitra, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan media agar informasi terkait Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dapat terserbar secara luas dan Indonesia dapat mencapai net-zero emission pada tahun 2030 atau lebih cepat dari yang direncanakan. (*)

LEAVE A REPLY