Lima Truk Diduga Angkut Pasir Timah dari Belitung ke Bangka Jadi Sorotan,...

Lima Truk Diduga Angkut Pasir Timah dari Belitung ke Bangka Jadi Sorotan, Ingat Intruksi Presiden

BERBAGI
Dua dari lima truk diduga bermuatan pasir timah dari Belitung yang akan dikirim ke Pulau Bangka, Rabu (9/9/2026), malam. Foto istimewa
Dua dari lima truk diduga bermuatan pasir timah dari Belitung yang akan dikirim ke Pulau Bangka, Rabu (9/9/2026), malam. Foto istimewa

SUARAPOS.COM — Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas tambang timah ilegal dan memutus praktik penyelundupan timah kembali diuji. Kali ini, sorotan mengarah pada pergerakan sejumlah truk besar yang diduga mengangkut material timah dari Belitung menuju Bangka, Kamis (10/9/2026), dini hari.

Informasi yang dihimpun Suarapos Grup, sedikitnya lima truk berukuran besar disebut terpantau di Pelabuhan Tanjungpendam, Belitung sejak Rabu malam. Dua diantaranya telah terparkir sejak malam hari.

Dari foto yang diterima redaksi, dua dari lima truk tampak berada di area pelabuhan. Bagian bak belakang kedua kendaraan ditutup rapat menggunakan terpal biru sehingga isi muatan tidak terlihat dari luar.

Baca Juga  Pj Gubernur Safrizal Sebut Inflasi Babel Tetap Terjaga

Informasi yang diterima menyebut, kedua truk tersebut diduga membawa material pasir timah dalam kemasan jumbo bag yang akan dikirim dari Pelabuhan Tanjung Pendam, Belitung menuju Pulau Bangka menuju Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang

“Ada dua mobil truk muatan timah di Pelabuhan Tanjung Pendam, jumbo bag,” ujar sumber kepada Suarapos, Kamis pagi.

Informasi lain yang diterima sebelumnya bahkan menyebut adanya kemungkinan lima truk yang dipersiapkan untuk membawa material dari Belitung menuju Bangka.

“Malam bang. Baru dapat info dari Belitung. Malam ini ada masuk lagi lima truk,” ungkap sumber lain yang minta namanya tak dipublis.

Baca Juga  JMSI Babel Pertanyakan Penyidikan Lanal Babel Terkait Pasir Timah 47 Ton

Situasi ini menjadi menarik karena pemerintah pusat sebelumnya telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan pertambangan timah ilegal di Bangka Belitung.

Bahkan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan TNI/Polri untuk menertibkan tambang timah ilegal. Presiden juga mengintruksikan Bakamla dan Beacukai memperketat pengawasan terhadap praktik penyelundupan timah di Bangka Bslitung.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, 14 Agustus 2026.

Ia bahkan menegaskan bahwa tidak mungkin ribuan aktivitas tambang ilegal berjalan tanpa adanya pihak yang mengetahui atau membiarkannya.

Baca Juga  Warga Tolak Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa

Hingga berita ini dipublish sejumlah pihak masih dalam upaya konfirmasi. (wah)