Viral Oknum Guru di Belitung Tampar Siswa SD, Wabup : Akan Diberikan...

Viral Oknum Guru di Belitung Tampar Siswa SD, Wabup : Akan Diberikan Sanksi Tegas

“Akan diberikan sanksi tegas sesuai perbuatannya, tidak dibenarkan untuk dalih apapun seorang pendidik melakukan perbuatan seperti itu (Kekerasan terhadap muridnya-red),”

BERBAGI

Suarapos.com – Viral di media sosial video seorang guru sekolah dasar di Belitung menampar seorang muridnya. Kini guru tersebut terancam sanksi tegas dari Pemerintah Kabupaten Belitung.

Dalam video viral tersebut, tampak seorang guru laki – laki mengenakan baju kaos bewarna putih sedang memarahi muridnya.

Tampak korban yang sedang duduk dikursi panjang diluar kelas mendapat tamparan di bagian pipi sebelah kanan. Guru itu kemudian mengayunkan kaki sebelah kanan dengan maksud menerjang korban namun batal dilakukan.

Baca Juga  Proyek Belum Rampung, Plang Nama Diduga Raib, Koordinator Lapangan Tuding Ulah Oknum

Video berdurasi 9 detik juga memperlihatkan sejumlah siswa sedang berada di dekat korban pada saat peristiwa kekerasan terjadi. Ada juga ibu – ibu turut menyaksikan sikap kurang terpuji sang guru. Diduga video tersebut diambil pada hari Jumat 12 Agustus 2022.

Usai video kekerasan tersebut beredar luas, Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie merespon dengan cepat.

Ia sangat menyayangkan perbuatan oleh oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap anak didiknya.

“Akan diberikan sanksi tegas sesuai perbuatannya, tidak dibenarkan untuk dalih apapun seorang pendidik melakukan perbuatan seperti itu (Kekerasan terhadap muridnya-red),” ujar Wabup kepada Suarapos.com grup, Senin (15/8/2022).

Baca Juga  Alhamdulillah! Warga Toboali Ini Bisa Lanjutkan Pengobatan Ginjal Bantuan dari PT Timah Tbk

“Damai antara orang tua dan pelaku tidak menghentikan sanksi dari pimpinan daerah. Kami akan meminta keterangan dan klarifikasi secara lengkap, setelah itu akan kami berikan keputusan. Nanti diputuskan pak Bupati, saya akan lakukan pengecekan lengkap,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublis, suarapos.com grup masih berupaya melakukan konfirmasi kepada sejumlah pihak terkait.  (hen)

LEAVE A REPLY