2
Serapan Anggaran 2022 Babel 81,25 Persen, Sekda Naziarto: Tingkatkan Lebih Baik

Serapan Anggaran 2022 Babel 81,25 Persen, Sekda Naziarto: Tingkatkan Lebih Baik

BERBAGI

Suarapos.com – Mengawali tahun 2023, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto menjadi pembina Upacara Mingguan di Lingkungan Pemerintah Provinsi di lapangan upacara kantor gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (2/1/2023).

Mengawali arahannya, Naziarto mengucapkan Selamat Tahun Baru 2023 kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemrov Babel yang hadir pada upacara mingguan kali ini.

“Semoga di tahun ini kita semua sehat walafiat, memperoleh sukses serta dilimpahi rezeki,” ujarnya.

Naziarto pada kesempatan yang sama juga memberi motivasi kepada ASN untuk senantiasa meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Babel.

Baca Juga  Soni Putra Toboali Hadir di Resepsi Pernikahan Putra Bungsu Presiden Jokowi

“Karenanya ada beberapa hal penting yang perlu kita cermati salah satunya capaian-capaian kinerja kita tahun ini yang belum memenuhi target dapat kita tingkatkan agar lebih baik lagi. Serapan kita di tahun ini (2022) mencapai 81,25 persen. Oleh karena itu, dengan sinergitas kita kedepan serapan anggaran dapat kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Hal lain yang perlu kita lakukan dalam waktu dekat yakni secepatnya kita dapat menyusun dan menyelesaikan laporan keuangan sesuai dengan aturan berlaku.

Baca Juga  Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya Prakarsai 12 Pelatihan WUB IKM

“Harapan kita, Pemprov Babel kembali dapat memperoleh WTP yang ke 6 kali dari BPK. Tidak hanya itu, kelengkapan administrasi lainnya, mulai dari Sakip, LPPD dan sebagainya dapat kembali kita laksanakan,” ujarnya.

Begitupun juga dengan kelengkapan perorangan ASN antara lain LHKPN,LHKASN dikatakan Naziarto juga penting untuk dibuat pelaporannya.

Pada kesempatan ini, Naziarto juga membeberkan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemprov Babel dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan pencegahan korupsi pada pemerintah daerah melalui perbaikan sistem.

“Selanjutnya kita bersyukur penilaian MCP pada tujuh area rawan korupsi dan satu area penguatan institusi yang meliputi perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu atau perizinan, kapabilitas APIP, manajemen ASN optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa,” jelasnya.

Baca Juga  Soal RDP Penanaman Kayu Putih di DPRD Belitung, PT SBB Pertanyakan Tidak Diundang

Lebih lanjut, Naziarto kembali berpesan agar aparatus sipil negara harus selalu melaksanakan tugas berdasarkan nilai dan semboyan ASN “Ber-AKHLAK” dalam praktik layanan publik kepada masyarakat.

“Selalu Berorientasi pelayanan, akuntabilitas, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY