Buka Tutup Jembatan Emas, Kadishub Babel: Darat, Laut Harus Lancar

Buka Tutup Jembatan Emas, Kadishub Babel: Darat, Laut Harus Lancar

BERBAGI

Suarapos.com – Jadwal buka tutup Jembatan Emas untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas darat di Kota Pangkalpinang dan mempertimbangkan pula kelancaran keluar masuk kapal di Pelabuhan Pangkalbalam.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asban Aris, kepada wartawan, Jumat (7/1/2022), mengatakan jadwal turun naik (buka tutup) Jembatan Emas berdasarkan kajian dan memertimbangkan berbagai aspek.

“Saat ini dari hasil kajian kemacetan terparah ada di Jalan Trem dilewati 1.403 setara mobil penumpang perjam dan Jalan Semabung dilewati 2.354 kendaraan perjam,” ujar Asban.

Selain itu untuk Jalan Nasional Ketapang berdasarkan kajian, katanya, yang dipertimbangkan adalah shockwave (gelombang kejut).

Sehingga mobil jenis biasa tidak bisa melaju cepat. Sebab, banyak mobil jenis besar seperti truck tronton yang melintasi Jalan Ketapang.

“Apalagi banyak jalan menikung sehingga mobil biasa harus memperlambat lajunya dan jika harus mendahului mobil lainnya cukup berbahaya,” kata Asban.

Asban menyebutkan terkait jadwal buka tutup Jembatan Emas tidak perlu dipersoalkan sebab, jadwal tersebut tidaklah saklek.

“Prinsipnya, kemacetan di jalan terurai, kapal keluar masuk Pelabuhan Pangkalbalam juga tetap lancar,”terangnya.

“Kalaupun nanti fakta di lapangan gak bisa, nanti kita sama-sama kelapangan. KSOP pasti ngajak rapat sama-sama, apa betul begitu, kita turun ke lapangan. Intinya sama-sama lancar,” tambahnya.

Dishub Babel mengeluarkan surat Tertanggal, 4 Januari 20229 Nomor: 550/08/Dishub, Perihal: Pengoperasian Jembatan Emas, mengatur jadwal turun naik (buka tutup) Jembatan Emas.

Dalam surat tersebut diatur waktu jembatan turun dapat dilalui kendaraan darat mulai pukul 06.30-08.00, dan pukul 16.00-17.30 Wib.

Sebagaimana diberitakan suarapos.com Grup, Kamis (6/1/2022), perusahaan pelayaran dan sejumlah asosiasi terkait keberatan kebijakan buka tutup Jembatan Emas karena dapat mengganggu keluar masuk kapal di Pelabuhan Pangkalbalam.

Hal ini disampaikan perwakilan PT BJL, PT BMNL, Ketua TKBM, Ketua DPC APBMI Pangkalpinang, Sekretaris INSA Pangkalpinang dan Ketua DPW ISAA, saat menggelar jumpa pers di Tin Galery, Pangkalpinang, Kamis (6/1/2022).

“Kami keberatan dengan jadwal yang ditetapkakan Dishub Provinsi tentang jadwal buka tutup Jembatan Emas. Sebab akan mengganggu jadwal kapal masuk pelabuhan Pangkalbalam dan keluar pelabuhan,” kata Sekretaris INSA Eko Supriyadi. (fh/wah)

LEAVE A REPLY