SUARAPOS.com – Bupati Banyuasin, H. Askolani mengajak peringatan Nuzul Qur’an menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.
Bupati Askolani menyampailan pesat ini kegiatan safari ramadhan di Masjid Nuruddin Desa Glebek Dalam, Kecamatan Rambutan, Bayuasin, Sabtu (8/4/2023).
Selain itu, Askolani mengatakan safara ramadan sebagai sarana mempererat tali silahturahmi.
“Adanya Banyuasin Sedulang Setudung di dalamnya ada Desa Gelebek Dalam yang masih melestarikan serta menjunjung tinggi adat istiadat. Salah satunya jidor rebana semoga kedepannya akan tetap dilestarikan jangan sampai penerus yang lain tidak bisa memakai jidor rebana yang merupakan ciri khas Desa Gelebek Dalam,” kata Bupati.
“Bukan hanya itu di sini juga pernah peresmian agrowisata tekno-44 yang digagas oleh Danrem 044/Gapo yang bekerja sama dengan masyarakat Desa Gelebak Dalam dan baru-baru ini panen padi bersama inspektur jenderal kementerian pertanian Dr. Jan Samuel Maringka sehingga suatu kebanggaan bagi Desa Gelebek Dalam selalu dihadiri orang yang penting,” sambung Askolani.
Kemudian, Askolqni menerangkan Kabupaten Banyuasin memiliki 288 desa, 25 kelurahan, dan 21 kecamatan. Desa Gelebek Dalam menghasilkan sumber daya manusia yang bagus serta hasil pertanian juga bagus.
Selain itu jembatan telah dibangun dari swadaya masyarakat melalui gerakan gema (gemar menuntut amal) banyak sekali manfaatnya bisa membantu menyelematkan kaum dhuafa dan juga masyarakat sekitar.
Kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Irian Setiawan,mengapresiasi Desa Gelebek Dalam, sebagai sentral pertanian.
“Harapan masyarakat tetap hidup guyub rukun dan sejahtera dengan tetap menjalankan 7 (tujuh) Program dan 12 (dua belas) Gerakan Bersama Masyarakat,” pungkasnya.
Pada kegiatan ini Bupati bersama Wabup memberikan bantuan uang tunai untuk Masjid Nuruddin Rp10 juta, mukenah 50, kain sarung 50, paket sembako 50, dan jam digital. (Alpian)




































