Oknum Warga Diminta Tidak Lagi Memproduksi Makanan Takjil Mengandung Zat Berbahaya

Oknum Warga Diminta Tidak Lagi Memproduksi Makanan Takjil Mengandung Zat Berbahaya

BERBAGI

SUARAPOS.com – Setelah berhasil menemukan bahan berbahaya pada jajanan takjil/cendol di pasar Sukajadi, tim gabungan Pemkab Banyuasin yang dipimpin Kepala Dinas Koperindag, Ir Erwin Ibrahim bersama Kasat Reskrim AKP Harry Dinar berhasil menelusuri tempat produksi jajanan berbahaya tersebut.

Berdasarkan hasil pengujian dari BPOM di pasar Sukajadi menunjukkan bahwa cendol tersebut menggunakan bahan pewarna berbahaya yang tidak layak untuk di konsumsi oleh manusia.

“Kita perlu melakukan tindakan tegas dengan tujuan efek jera agar tidak ada lagi oknum yang memproduksi makanan menggunakan bahan berbahaya dan tentunya merugikan masyarakat, tim gabungan akan menelusuri tempat produksi bahan makanan ini,” kata Ir Erwin Ibrahim.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Banyuasin Safari Ramadhan di Kecamatan Tanjung Lago

“Alhamdulillah kita telah berhasil menelusuri tempat produksi bahan makanan berbahaya ini/cendol dan kita akan melakukan tindakan dan menyita jajanan tersebut, dan pedagang beserta oknum (K) yang memproduksi akan kita lakukan pembinaan,” ungkap AKP. Harry Dinar.

Untuk diketahui setelah sidak pasar tim bersama Polres Banyuasin berhasil menuju tempat produksi cendol milik oknum “K” di Purwosari Sembawa. Dan ditemukan bukti pembuatan cendol menggunakan pewarna berbahaya.

Bupati Banyuasin H. Askolani mengapresiasi atas hasil penelusuran ini dan membongkar tempat produksi jajanan ini.

Baca Juga  Pengurus PDBI Banyuasin Periode 2023-2027 Dilantik

“Saya meminta agar pelaku tidak lagi memproduksi jajanan menggunakan bahan berbahaya, saya kasihan dengan pelaku ini, mereka warga kita juga tapi tindakan nya merugikan masyarakat dan saya meminta agar pihak koperindag membina dan mengedukasi mereka, mereka ini UMKM dan perlu dibina agar mereka produktif dg bahan bahan yang baik dan sehat,” ujar dia. (alpian)

LEAVE A REPLY