Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
Technopreneurship, Jalur Sukses Lulusan TJKT

Technopreneurship, Jalur Sukses Lulusan TJKT

BERBAGI

Oleh: Darojat Ariwibowo, S.T
Guru TJKT SMK N 1 Muntok

PERKEMBANGAN teknologi yang begitu pesat, semakin mempopulerkan istilah technopeneurship yang merupakan gabungan dari kata technology dengan kata enterpreneurship. Sehingga technopreneurship dapat diartikan sebagai kewirausahaan yang bergerak di bidang teknologi. Sedangkan pelaku technopreneurship disebut sebagai technopreneur.

Seorang technopreneur harus memiliki kemampuan berwirausaha sekaligus kemampuan di bidang teknologi. Kemampuan teknologi tersebut dapat diperoleh oleh siswa- siswa SMK jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Siswa – siswa jurusan TJKT akan dibekali kemampuan algoritma, dan pemrograman komputer, perakitan komputer, perakitan jaringan komputer, dan pengoperasian perangkat lunak, dan internet. TJKT menjadi salah satu kompetensi keahlian yang dimiliki oleh SMK N 1 Muntok.

Dengan demikian siswa yang memilih jurusan TJKT akan diajari dari tingkat dasar tentang perakitan, perbaikan komputer, perbaikan peripheral, web desain, jaringan, sampai dengan keamanan jaringan sebagai bekal berkompetisi sesuai dengan keahlian enterpreneurship yang berbasis teknologi atau technopreneurship. Beberapa keterampilan di bidang teknologi tersebut akan menjadi modal para lulusan TJKT untuk terjun ke technopreneurship.

Berbagai peluang bisnis yang termasuk kedalam technopreneursip antara lain web development, yaitu bisnis penyedia jasa pembuatan Website yang dapat mencover berbagai kebutuhan sebuah lembaga bisnis. Bahkan jasa pembuatan website ini semakin di cari baik untuk kepentingan pribagi maupun lembaga resmi maupun perusahanan bisnis.

Baca Juga  Rp300 Trilliun, Hanya 23 Orang?

Ada banyak manfaat memiliki website untuk sebuah bisnis, diantaranya meningkatkan kredibilitas, memperkenalkan profil, media promosi, media komunikasi, dan lain sebagainya. Maka dari itu, peluang untuk membuat usaha web developer saat ini sangat tepat.

Selain web development, masih ada jasa desain grafis yang memiliki peluang besar. Tidak semua orang bisa melakukan desain walaupun sudah mempunyai aplikasinya. Harga jual untuk sebuah desain juga cukup besar tergantung skill dari desainernya. Tips agar sering mendapat klien, kita harus memiliki banyak portofolio, tujuannya agar klien mengetahui hasil desain yang pernah kita buat dan lebih mudah menawarkan harga kepada klien. kita bisa mencari klien di beberapa website freelance terkenal untuk menawarkan jasa yang berhubungan dengan bisnis teknologi.

Para lulusan TJKT pun bisa mulai menjadi technopreneur dengan menyediakan jasa menulis artikel. Menjadi jasa menulis artikel juga bisa membuat kita menjadi seorang pebisnis yang bisa memuaskan konsumen yang suka membaca artikel, apalagi artikel yang dimuat adalah artikel terkini dan bisa menghibur para konsumen.

Pekerjaan menulis ini merupakan salah satu dari ide peluang bisnis teknologi di bidang IT paling mudah dilakukan. Apalagi jika kita memahami masalah SEO, maka nilai artikel kita akan dihargai lebih. Kita bisa menawarkan keahlian menulis kita di forum-forum atau bergabung dengan perusahaan penulis konten.

Baca Juga  KPU Babel Optimis Target Pemilih Pemula Mencapai 80 Persen

Bisnis SEO konsultan menjadi pilihan lainnya di technopreneur. SEO atau Search Engine Optimization merupakan salah satu cara bagaimana menaikan website Kita berada di halaman pertama pencarian Google sehingga banyak pengunjung yang datang pada website kita. Ilmu SEO ini masih jarang yang menguasainya, masih terbuka lebar peluang untuk membuat usaha atau bisnis teknologi di bidang SEO ini.

Apalagi biaya dari jasa SEO ini tergolong mahal, terutama pada website yang memiliki persaingan berat. Pembuatan aplikasi mobile, software hp dan pc, blogger, servis perangkat IT dan lain sebagainya juga dapat ditawarkan kepasar technopreneurship.

Technopreneurship dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya. Seorang technopreneur menciptakan bisnis dengan cara memberikan solusi atas masalah yang ada. Misalnya Nadiem makarim yang mendirikan perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis teknologi berupa ojek online berlabel GOJEK untuk memberikan solusi atas masalah yang ada di masyarakat dengan tingkat mobile yang semakin tinggi.

Artinya perusahaan GOJEK telah mampu memanfaatkan masyarakat sebagai sumber daya yang ada sekitar sebagai mitra membangun bisnis yang menguntungkan sekaligus membuka lapangan kerja bagi mitra perusahaan.

Baca Juga  Hasil Survei 6 Lembaga: Prabowo-Gibran Unggul, Anis - Ganjar Saling Salip

Technopreneurship juga berpeluang mendorong teknologi untuk semakin berkembang. Karena pertumbuhan bisnis yang berbasis teknologi yang semakin banyak, secara otomatis meningkatkan kreatifitas, sekaligus meng- up grade skill dibidang teknologi. Hal ini membuat semua orang berlomba untuk menciptakan inovasi baru agar dilirik oleh konsumen sehingga bisnis berbasis teknologinya dapat bertahan dan terus berkembang.

Selain Nadiem Makarim, ada nama besar yang mendunia dengan technopreneurshipnya yaitu Bill Gates yang mendirikan perusahaan Microsoft Corporation yang sukses dan melambungkan nya menjadi seorang jutawan.

Technopreneurship adalah kegiatan yang membutuhkan ketelatenan tinggi serta skill lain yang berhubungan dengan bisnis. Jika kamu ingin sukses, kamu perlu memiliki kepekaan dalam melihat peluang. Technopreneurship di Indonesia juga semakin berkembang seiring dengan perkembangan ekonomi Indonesia yang semakin membaik. Menurut data hasil penelitian mengatakan bahwa pada tahun 2030 Indonesia akan menempati peringkat 7 sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Sehingga memilih technopreneurship sebagai jalur menuju kesuksesan berkarier bagi para lulusan TKJT sangatlah menjanjikan. Tidak menutup kemungkinan akan lahir technopreneur indonesia yang sukses dan dapat bersaing dengan para technopreneur dunia. (**)

LEAVE A REPLY