Pemkot Pangkalpinang Sosialisasi Tentang NPWP NIK

Pemkot Pangkalpinang Sosialisasi Tentang NPWP NIK

BERBAGI

SUARAPOS.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang diwakili Asisten III Setdako, membuka acara Sosialisasi Pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 112/PMK.03/2022 tentang NPWP bagi Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2022 tentang Tata cara Pelaksanaan Hak dan Kewajiban Perpajakan, bertema “Edukasi Perpajakan” Pemadaman NIK menjadi NPWP dan Pelaporan SPT Tahunan, di ruang OR Kantor Walikota, Senin (20/02/2023).

Agusfendi selaku Asisten III Administrasi Umum menyampaikan saat ini Pemerintah sedang gencar untuk menerapkan program Satu Data Indonesia, yakni mengintegrasikan seluruh data kependudukan suatu individu menjadi satu data.

Baca Juga  Molen Bantu Warga Sakit, Utus Tim PSC 119 PGK Jemput Ke Rumah

“Salah satu tindakannya, adalah mengintegrasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),” ucap Agusfendi dilansir dari radarbahtera.com.

Sebagaimana diketahui sejak 14 Juli 2022 NIK telah resmi digunakan sebagai NPWP. Namun proses pemanfaatan NIK sebagai NPWP ini dilakukan secara bertahap.

NPWP yang dikenal dengan 15 digit masih bisa digunakan sampai Desember 2023. Oleh sebab itu pada kesempatan ini pihak Kementerian Keuangan melalui Dirjen Perpajakan yang dilakukan oleh Kantor KPP Pratama Kota Pangkalpinang.

“Pada hari ini, kita sosialisasi sekaligus melaksanakan implementasi dengan mengintegrasikan NIK menjadi NPWP. Karenanya kewajiban perpajakan dari NPWP ke NIK harus dapat diwujudkan bersama termasuk pegawai Pemerintah Kota Pangkalpinang, sehingga perpindahan data dapat diselesaikan dengan cepat,” katanya.

Baca Juga  8 Danrem Diganti Oleh Panglima TNI

Pengintegrasian NIK menjadi NPWP bertujuan agar mempermudah Wajib Pajak (WP) dalam mengurus administrasi perpajakan dengan menggunakan identitas tunggal.

Satu hal yang perlu disampaikan dan diketahui kita semua, bahwa tidak semua warga yang sudah memiliki NIK, KTP, dan berumur 17 tahun otomatis menjadi wajib pajak.

Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam ketentuan perpajakan yaitu UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Valentina selaku Penyuluh Pajak KPP Pangkalpinang, memaparkan untuk format NPWP baru dimulai 14 Juli 2022.

Baca Juga  Bappeda Pangkalpinang Dorong Inovasi Daerah, Sejumlah Kecamatan Diganjar Penghargaan Inovatif

“Kemudian untuk NPWP lama, dilakukan pemadanan dengan data kependudukan dan klarifikasi kepada WP untuk data belum valid,” ungkapnya.

NPWP lama berlaku sampai dengan 31 Desember 2023, dan per 1 Januari 2024 resmi menggunakan NPWP NIK.

Sehingga WP tidak perlu lagi menghapal 15 digit NPWP dan hanya perlu mengingat 16 digit NIK. “Bagi semua WP untuk mengecek validasi data, silahkan membuka website pajak.co.id,” pungkas Valentina. (***)

LEAVE A REPLY