SUARAPOS. COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dinantikan ribuan siswa di wilayah layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gabek 2, Kota Pangkalpinang, terpaksa dihentikan sementara mulai Rabu (10/6/2026).
Penghentian distribusi makanan bergizi tersebut dipicu oleh keterlambatan pencairan dana Bantuan Pemerintah (Banper) yang berdampak langsung terhadap operasional layanan. Akibatnya, saldo operasional SPPG tidak lagi mencukupi untuk membiayai kegiatan harian, mulai dari pembayaran gaji petugas hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Pihak pengelola SPPG Gabek Selindung 2 telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada para person in charge (PIC) sekolah agar segera menyampaikan informasi tersebut kepada pihak sekolah masing-masing guna menghindari kebingungan di lapangan.
Dalam pemberitahuan yang diterima Mediaqu.id, penghentian layanan bersifat sementara hingga terdapat kepastian pencairan dana dari pemerintah pusat.
“Untuk menjaga keberlangsungan operasional, mulai besok kegiatan distribusi MBG di SPPG Gabek Selindung 2 dihentikan sementara hingga terdapat kepastian pencairan dana,” demikian bunyi pemberitahuan tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian operasional agar program dapat kembali berjalan secara optimal setelah dukungan anggaran tersedia. Pengelola juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak, terutama sekolah dan siswa penerima manfaat program MBG.
Selain itu, apresiasi disampaikan kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan pengertian dan kesabaran selama masa penghentian sementara berlangsung.
Kepala SPPG Gabek 2, Mada Tri Majaya, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penghentian distribusi program MBG tersebut. Namun, ia belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai keterlambatan pencairan dana yang menjadi penyebab utama terhentinya layanan.
“Betul adanya,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp kepada Mediaqu.id jaringan suarapos.com, Rabu (10/6/2026).
Dengan terhentinya distribusi MBG, sejumlah sekolah di wilayah layanan diperkirakan harus melakukan penyesuaian sementara terhadap mekanisme pemenuhan kebutuhan gizi siswa yang selama ini terbantu melalui program tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi terkait jadwal pencairan dana Banper. Kepastian tersebut sangat dinantikan agar program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan normal dan berkelanjutan demi mendukung pemenuhan gizi para pelajar. (*)




































