Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
Triwulan III 2022 Ekonomi Babel Tumbuh 4,55 Persen, Sektor Ini Penyumbang Terbesar

Triwulan III 2022 Ekonomi Babel Tumbuh 4,55 Persen, Sektor Ini Penyumbang Terbesar

"Walaupun Industri Pengolahan berkontribusi paling besar bagi perekonomian Babel dengan kontribusi sebesar 21,71 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun hanya menyediakan 6,87 persen lapangan pekerjaan di provinsi ini," tulis Okta.

BERBAGI

Suarapos.com  – Kondisi pelemahan ekonomi global tidak berpengaruh bagi ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Justru pada triwulan III 2022 bisa tumbuh 4,55 persen.

Hal ini diungkapkan Statistisi Madya pada Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, Oktarizal atau Okta, dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang diselenggarakan secara daring pada kesempatan, Senin siang (7/11/2022) yang diikuti jajaran Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Okta menerangkan bahwa sektor Industri pengolahan memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian Babel sehingga masih tumbuh sebesar 4,55 persen secara year on year (y-o-y) pada triwulan III 2022.

Baca Juga  Ini Penjelasan Owner Kapal Muatan 140 Ton Solar yang Sempat Diperiksa KSOP Mentok

Untuk diketahui, Okta menuturkan, industri TPT dan alas kaki merupakan subsektor dari Industri Pengolahan.

Tapi, subsektor utama Industri Pengolahan di Babel bukan industri TPT dan alas kaki, melainkan industri logam dasar timah serta industri makanan dan minuman yang ditopang oleh industri CPO.

Berbeda dengan industri TPT dan alas kaki yang padat karya, kedua subsektor tersebut merupakan industri padat modal sehingga tidak berkontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja di Kepulauan Babel.

Baca Juga  Puluhan Ranmor Terjaring Razia Lantas Polres Pangkalpinang

“Walaupun Industri Pengolahan berkontribusi paling besar bagi perekonomian Babel dengan kontribusi sebesar 21,71 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun hanya menyediakan 6,87 persen lapangan pekerjaan di provinsi ini,” tulis Okta. (fh)

LEAVE A REPLY