2
Pemprov Babel Terima KPPU Award Pratama

Pemprov Babel Terima KPPU Award Pratama

BERBAGI

SUARAPOS.com – Penjabat  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin menerima KPPU Award 2023 Tingkat Pratama kategori Persaingan Usaha pada acara Penyampaian Strategi Peningkatan Kinerja Persaingan Usaha Nasional dan Penganugerahan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2023 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

<span;>”Alhamdulillah tadi kita menerima penghargaan KPPU Award kategori Pratama pada Persaingan Usaha. Level Pratama ini mencerminkan bahwa suasana persaingan usaha di Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” ujar Pj. Gubernur yang ditemui usai acara.

Dirinya juga mengatakan bahwa secara nasional, Persaingan Usaha di Indonesia telah meningkat dari tahun ke tahun, dan di Kep. Babel, tentu juga terus berupaya menata.

“Satu hal penting yang disampaikan dalam arahan Bapak Wakil Presiden adalah, keterlibatan badan usaha daerah agar lebih meningkat. Untuk itu, saya mengajak teman-teman terutama para pelaku usaha dan perangkat daerah untuk sama-sama terus mengawasi persaingan usaha ini agar semakin lama semakin produktif, tidak ada hambatan-hambatan yang sebetulnya bisa ditiadakan, dan yang paling penting, masyarakat bisa menikmatinya secara bersama sama,” jelasnya.

Baca Juga  Pengurus Tambang Ribut, Miri Terkapar Bersimbah Darah

Pada kesempatan ini, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengingatkan, bahwa demokrasi ekonomi tidak mungkin dapat tercapai tanpa persaingan usaha yang sehat. Persaingan usaha yang sehat mendorong tumbuhnya inovasi, peningkatan kualitas dan keragaman produk dan harga yang lebih kompetitif, sehingga konsumen akan diuntungkan.

“Indeks persaingan usaha menunjukkan tren peningkatan angka 4,6 pada tahun 2018, menjadi 4,8 pada 2021. Kita berharap, angka indeks terus mendekati target nasional yakni 5,0 poin,” jelasnya.

Penganugerahan KPPU _Award_ 2023 kali ini merupakan perhelatan ketiga yang diselenggarakan oleh KPPU, dan diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap peran aktif pemerintah dalam mendukung terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat di Indonesia, yang mengusung tema Strategi Peningkatan Kinerja Persaingan Usaha Nasional.

Baca Juga  50 Ribu Lebih Warga Banyuasin Masuk Data Kemiskinan Ekstrim, 1.847 Data Penerima Iuran PBI JKN Dihapus

KPPU _Award_ 2023 sendiri diberikan dalam dua kategori, yakni Persaingan Usaha dan Kemitraan, dengan tiga tingkat apresiasi yakni Utama, Madya dan Pratama, yang diserahkan langsung oleh Wapres Ma’ruf Amin didampingi ketua KPPU M. Afif Hasbullah.

Penghargaan Kategori Kemitraan Tingkat Daerah Peringkat Pratama diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dan Pemprov Jawa Tengah. Sedangkan Kemitraan Tingkat Daerah Madya diberikan kepada Pemprov  Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Pemprov Lampung. Sementara Kemitraan Tingkat Daerah Utama diberikan kepada Pemprov Kalimantan Timur.

Penghargaan KPPU _Award_ 2023 dengan Kategori Persaingan Usaha Tingkat Daerah, Tingkat Pratama diberikan kepada Pemprov Sumatera Utara, Pemprov DKI Jakarta, Jawa Timur, Pemprov Kep. Babel, dan Pemprov Banten. Tingkat Madya diberikan kepada Pemprov Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan Pemprov Kaltim. Kemudian untuk Tingkat Utama diberikan kepada Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga  Pemprov Babel Mulai Salur Bansos Tunai

Menutup laporannya, Ketua KPPU Hafif Hasbullah menyampaikan tiga strategi yang ditekankan KPPU guna meningkatkan indeks persaingan usaha. Pertama, melalui penerbitan Peraturan Presiden untuk strategi nasional persaingan usaha sehat. Kedua, melalui harmonisasi dan penataan regulasi pusat dan daerah dalam mengurangi hambatan berusaha dan masuk ke pasar, serta mengurangi biaya ekonomi tinggi terutama di daerah-daerah yang masih rendah tingkat persaingan usahanya.

Dan ketiga, melalui pemberian kesempatan lebih besar kepada pelaku usaha daerah terutama skala menengah kecil dalam sektor _real estate_ dan jasa konstruksi melalui perubahan regulasi terkait pengadaan barang dan jasa. (*)

LEAVE A REPLY