Polda Sumsel Amankan Puluhan Kepsek Banyuasin?

Polda Sumsel Amankan Puluhan Kepsek Banyuasin?

BERBAGI
Mapolda Sumsel (ist)
Mapolda Sumsel (ist)

SUARAPOS.COM — Puluhan kepala sekolah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dikabarkan diamankan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan. Mereka disebut dibawa ke Mapolda Sumsel saat tengah mengikuti seminar di salah satu hotel di Kota Palembang, Kamis (18/9/2026).

Informasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) itu beredar melalui sejumlah grup WhatsApp. Pesan berantai tersebut menyebut para kepala sekolah bersama sejumlah pihak lain dibawa untuk menjalani pemeriksaan.

Namun, hingga Kamis pagi, belum ada penjelasan resmi dari Polda Sumsel mengenai perkara yang sedang didalami penyidik.

Baca Juga  Ambulan Tabrak Truk Parkir di Basel, 1 Orang Tewas, 4 Luka - Luka

Informasi yang dihimpun juga menyebut seorang pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin turut dibawa ke Mapolda Sumsel.

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah kepala sekolah yang diperiksa, siapa saja pihak lain yang ikut diamankan, serta apakah pengamanan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana tertentu.

Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan kepada Ditreskrimsus.

“Kita akan cek dulu ya informasi ini. Nanti informasi selanjutnya akan kita sampaikan lagi setelah mendapatkan informasi akurat dari Ditreskrimsus, termasuk kasus dan juga kronologis OTT sendiri,” ujar Nandang dikutip, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga  4 Ponton Diamankan dari Perairan Kianak

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Komisaris Besar Doni Satriya Sembiring mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dibawa ke Mapolda Sumsel.

Menurut Doni, penjelasan mengenai perkara tersebut akan disampaikan melalui agenda ekspose pada Kamis sore.

“Nanti mas ya, kita akan sampaikan semua ini saat ekspose. Sekarang ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan,” kata Doni.

Keterangan tersebut membuat informasi mengenai dugaan OTT masih belum sepenuhnya terang. Polda Sumsel belum menjelaskan perkara yang menjadi dasar pemeriksaan maupun status hukum para pihak yang dibawa.

Baca Juga  5 Hektar Hutan Mangrove Rusak Parah Akibat Tambang Liar Belo Laut, KPHP Kumpulkan Informasi

Publik kini menunggu penjelasan penyidik mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pengamanan puluhan kepala sekolah tersebut.

Jika ekspose dilakukan sore ini, Polda Sumsel diharapkan dapat menjelaskan secara rinci jumlah pihak yang diperiksa, perkara yang sedang diselidiki, serta kronologi pengamanan di hotel tempat seminar berlangsung. (SP)