Soal Akan Dipanggil Pemdes Air Rayak, PT AKU: Kami Belum Terima Surat

Soal Akan Dipanggil Pemdes Air Rayak, PT AKU: Kami Belum Terima Surat

BERBAGI

Suarapos.com – Kepala Teknik Tambang PT Aneka Kaoline Utama (AKU) Royan, mengaku belum menerima surat dari Pemerintah Desa Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Pernyataan tertulis ini disampaikan Royan melalui pesan WastApp kepada suarapos.com, Kamis siang, ketika dikonfirmasil soal rencana mediasi perusahaan dengan warga Air Rayak.

“Untuk surat dimaksud, kami belum terima (nanti saya coba croschek lagi ke kantor),” tulisnya.

Royan menyebutkan akan memberikan tanggapan jika surat pemanggilan dari Pemdes Air Rayak diterima PT AKU.

“Kami akan memberikan tanggapan setelah surat dimaksud kami terima, terimakasih,” tulis Royan, Kamis petang.

Dilansir suarapos.com, Kamis, 17 Februari 2022, Pemerintah Desa Air Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, akan memanggil PT Aneka Kaoline Utama (AKU) untuk mediasi dengan masyarakat.

“Minggu depan akan kita panggil. Mudah-mudahan dengan kami panggil mereka datang,” ujar Kepala Desa Air Rayak, Rustam Ludin kepada suarapos.com, Kamis, 17 Febaruari 2022.

Rencana mediasi tersebut karena sebelumnya masyarakat Air Rayak mempertanyakan aktivitas PT KAU yang diduga mengangkut pasir dalam jumlah banyak ke salah satu AMP.

Sebab, kata Rustam, sepengetahuan masyarakat PT AKU hanya punya IUP kaolin. Sementara dalam prakteknya perusahaan tersebut diduga juga mengangkut pasir.

Sementara menurut Rustam, PT AKU punya izin, sudah mengurus surat-surat yang berkaitan dengan pasir yang kini dipersoalankan itu.

“Setahu aku mereka sudah punya izin semua, cuman IUP nya beda. Satunya buat tambang kaolin satunya tambang pasir. Jadi sudah satu izin yang berbeda,” kata Rustam. (fh/hn)

 

LEAVE A REPLY